Tampilkan postingan dengan label Info Film. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Info Film. Tampilkan semua postingan

Rabu, 28 Desember 2011

Film Tentang Nabi Muhammad S.A.W. ditolak di Amerika

Amerika Serikat menentang penayangan film Iran "Kingdom of Solomon" di negara itu. Sebagaimana dilaporkan situs Adyannews, Rabu (29/12), Produser Film Kingdom of Solomon, Mojtaba Faravardeh seraya mengkritik keputusan itu, mengatakan, AS ingin menjaga hegemoni budaya dan pemikirannya melalui film-film Hollywood yang didiktekan kepada warga AS. Pada kesempatan itu, Faravarde mengkonfirmasikan penayangan film tersebut di Uni Emirat Arab, Suriah, dan Mesir dalam waktu dekat. Film Kingdom of Solomon garapan Shahriar Bahrani merupakan film produksi Republik Islam Iran yang baru saja ditampilkan di layar lebar. Film ini mempersembahkan sebagian perjalanan hidup Nabi Sulaiman as yang berlandaskan kisah al-Quran dan hadis. Film yang berhasil menyabet lima penghargaan utama dalam Festival Film Fajr 2010 Tehran itu dimulai dengan kisah pengangkatan Nabi Sulaiman as sebagai Raja pasca wafatnya sang ayah, Nabi Daud as. Kala itu muncul ramalan yang mengisyaratkan bahwa setan-setan dan jin berencana menghancurkan dunia manusia. Nabi Sulaiman as segera mengumpulkan para rohaniawan dan ilmuwan Bani Israel untuk menghadapi konspirasi tersebut. Ironisnya mereka justru sering melakukan perbuatan zalim dan memakan harta riba dari rakyatya. Mereka bahkan menuding Nabi Sulaiman as sebagai pengkhayal dan bodoh. Melihat kenyataan itu, Nabi Sulaiman as lantas memberi tugas kepada para saudara dan orang-orang terdekatnya untuk melindungi rakyat. Dalam menggarap film Kingdom of Solomon, Bahrani banyak menampilkan bintang-bintang ternama Iran dan menggunakan teknologi visual-digital CGI (Computer-Generated Imagery) berupa pencitraan grafik komputer tiga dimensi. Bahkan film ini terbilang sebagai pengalaman pertama para sineas Iran dalam menggunakan teknologi pencitraan digital.(republika)
Read More..

Hollywood Bikin Film Tentang Nabi Muhammad S.A.W


Kabar menggemparkan datang Hollywood, salah satu Produser Hollywood yang telah memproduseri film “The Lord of the Rings” dan “The Matrix” dikabarkan sedang menyiapkan sebuah Film Mengenai Perjalanan Nabi Muhammad SAW. “Untuk mewujudkan rencana film epic ini, Reuters menyebutkan, nantinya suntikan dana diberikan dari sebuah perusahaan asal Qatar, Alnoor Holding.
Perusahaan yang bergerak di bidang jasa hiburan ini mengungkapkan, pihaknya menyiapkan dana sekitar 150 juta dolar AS dengan subtittle utamanya menggunakan bahasa Inggris.”
Film ini akan dimulai tahun 2011, dengan mengikut sertakan produser asal Amerika, Barrie Osborne, yang pernah sukses menelurkan film “The Lord of the Rings” dan “The Matrix”. “Film ini nantinya tidak akan menampilkan gambar dari Nabi Muhammad karena ini mrujuk pada ketentuan Islam,” demikian pernyataan dari pihak Alnoor yang dilansir dari laman Reuters.
”Saat ini film sedang dikembangkan dan tengah melakukan sejumlah pembicaraan dengan beberapa pihak studio film, agensi pencari bakat, dan distributor film di Amerika Serikat serta Britania.”
Sementara itu Osborne menjelaskan film ini nantinya akan menjadi sebuah ‘produksi film epic berskala internasional yang diarahkan untuk bisa menjadi jembatan kebudayaan’. ”Film ini nantinya diharapkan dapat mengedukasi orang tentang makna sebenarnya dari Islam,” kata Osborne.
Namun seperti apa pemaknaan tentang Islam dalam sudut pandang Osbourne tersebut tidak dirinci lebih detail. Yang pasti, Osbourne sendiri sejauh ini tercatat sebagai salah satu produser kondang yang telah cukup banyak menghasilkan film-film Hollywood berkualitas dan laris dalam penjualan.
Siapakah juga yang akan berperan sebagai nabi Muhammad SAW, seperti yang kita ketahui tidak ada yang boleh melihatkan atau memperkirakan wajah nabi kita tersebut sosok yang seperti apa, dan cara orang barat menginterprentasikan islampun mungkin akan berbeda
Lebih lanjut Alnoor juga menyatakan, pihaknya berusaha untuk memikat bintang-bintang berbakat internasional dalam memerankan peran film ini. Raja Sharif, wakil presiden dari proyek internasional Alnoor, berharap sejumlah kesepakatan yang sudah dirintis bisa terwujud pada tahun depan.
Dia mengatakan, pihaknya tidak terlalu berambisi dan berminat untuk menggandeng perusahaan film besar. Namun Sharif hanya menargetkan, film yang digarapnya nanti bisa mendapatkan distributor dengan akses jaringan yang luas, agen-agen penjualan, dan fasilitas pendukung yang lengkap terhadap kemungkinan proses pascaproduksi maupun produksinya.
Bukan yang Pertama
Alnoor sendiri merupakan perusahaan yang bergerak di sektor hiburan. Perusahaan ini mempunyai fokus dalam produksi film internasional, produksi film Arab, dan animasi. Mereka juga membidik untuk memperoleh penekanan asetnya di industri film Hollywood maupun Inggris.
Sedangkan Qatar–salah satu kota terbesar di dunia yang menjadi pengekspor gas alam cair–saat ini terus membenahi diri agar dapat menjadi penghubung dalam menjembatani perbedaan kebudayaan di kawasan kawasan regional. Awal pekan ini, untuk kali pertama Tribeca Doha Film Festival dihadiri oleh para pembuat film, bintang film, agen, dan distributir berskala regional maupun internasional.
Sementara itu film yang mencoban mengangkat cerita tentang Muhammad ini bukanlah kali pertama dilakukan. Pada 1976, sutradara kelahiran Siria, Moustapha Akkad, pernah membuatnya. Saat itu, Akkad memberi judul filmnya Muhammad, Messenger of Allah atau dalam versi Amerika berjudul The Message. Dalam film itu hadir aktor Hollywood n Anthony Quinn yang memerankan diri sebagai Hamza.
Sedangkan pada 2004, Badr International Corporation pernah membuatnya dalam versi animasi dengan judul Muhammad: The Last Prophet. Namun film ini hanya ditayangkan secara terbatas di 37 layar di Amerika Serikat dan Kanada selama sepekan.
( dari berbagai sumber)
http://gratisanalafiko.blogspot.com/2009/12/hollywood-bikin-film-tentang-nabi.html
Read More..

Memvisualkan Nabi Muhammad S.A.W.

Sutrada film Iran Majid Majidi mengakui bahwa rencananya untuk memvisualisasikan Nabi Muhammad dalam sebuah film nabi Muhammad pada masa nabi Muhammad masih kecil, kembali menimbulkan kontroversi dalam dunia Islam atas boleh tidaknya penggambaran nabi Muhammad secara visual.
Majidi yang masuk dalam nominasi Academy Award pada awal bulan ini mengumumkan bahwa dia akan menyutradarai film tentang 12 tahun pertama dalam kehidupan Nabi Muhammad yang akan difilmkan di beberapa negara di Timur Tengah, terutama di Maroko, di mana ia berencana sebagian besar suting filmnya di sana.
Film berjudul "Muhammad" diproyeksikan akan menjadi film yang paling mahal di bioskop Iran dengan perkiraan anggaran sebesar 30 juta dolar.
Sutradara Iran Kambuzia Partovi, yang menyutradai film "Café Transit" pada tahun 2005, menyatakan bahwa butuh waktu tiga tahun untuk menulis skrip film "Muhammad", dan saat ini menunggu revisi dari sekelompok sejarawan dan ahli agama.
Dokumen-dokumen sejarah digunakan sebagai referensi untuk pembuatan film ini, dikumpulkan dan diterjemahkan oleh sekelompok pakar/ulama di Iran, Maroko, Tunisia, Libanon, Irak, dan Aljazair, kata Majidi dalam sebuah konferensi pers.
Menyadari bahwa film yang dibuat tentang nabi Islam (nabi Muhammad) jauh lebih sedikit daripada film tentang Yesus ataupun Musa, telah memberikan inspirasi serta minat bagi Majidi untuk berkontribusi terhadap pembuatan film tentang nabi Muhammad, ia menambahkan.
"Ada lebih dari 200 film tentang Yesus dan lebih dari 100 tentang Musa, sementara hanya 40 film yang dibuat tentang nabi Muhammad," katanya.
Majidi yang terkenal karena film fenomenalnya "Children of Heaven", dinominasikan menerima Academy Award untuk Film Berbahasa Asing Terbaik pada tahun 1998.
Memvisualkan nabi Muhammad
Penggambaran secara visual Nabi Muhammad telah menjadi salah satu tantangan utama yang harus dihadapi dalam proyek pembuatan film "Muhammad" yang disutradai oleh Majidi, terutama film ini konon akan memvisualisasikan nabi Muhammad dalam salah satu periode masa kehidupannya diwaktu kecil.
Juru bicara Pusat Sinematografi Maroko (PKS) Muhammad Bakrim mengatakan bahwa Maroko tidak akan memberikan izin bagi Majidi melakukan suting film tersebut di Maroko.
"Walaupun film Majid Majidi dianggap besar dalam hal biaya produksi, Maroko telah mengambil keputusan itu sejak lama. Ada beberapa topik dalam film tersebut yang kami anggap tidak memungkinkan untuk difilmkan di Maroko," kata Bakrim kepada surat kabar harian Maroko Akhbar al-Youm.
Ada beberapa aturan atau Fatwa keagamaan di dunia Islam yang melarang penggambaran visual nabi Muhammad, istri-istrinya serta para sahabat namun pada bagian ini (sahabat nabi) sebagian ulama ada yang tidak melarangnya.
Ulama Mesir terkenal Syaikh Yusuf al-Qardhawi menyatakan bahwa pengharaman memvisualisasikan sahabat nabi hanya untuk beberapa sahabat nabi, namun untuk Nabi Muhammad sudah jelas keharamannya, sementara Grand Mufti Saudi melarang pemvisualisasin terhadap semua nabi dan istri serta sahabat-sahabatnya. (fq/aby)
Read More..

Film Tentang Nabi Muhammad S.A.W

Sebuah film tentang Nabi Muhammad yang didukung oleh produser dari film “The Lord of the Rings” dan “The Matrix” sedang dalam pembicaraan untuk dibuat, kata sebuah perusahaan media Qatar Alnoor pada hari ahad kemarin (1/11). Ambisi besar dari rencana pembuatan film ini ingin membuat sebuah film berbahasa Inggris blockbuster bagi sekitar 1,5 milyar umat Islam di dunia. 

Film yang anggaran pembuatannya sekitar 150 juta dollar ini dijadwalkan dimulai pembuatannya pada tahun 2011, dengan Barrie Osborne sebagai produser, kata perusahaan media Alnoor. 

Alnoor mengatakan bahwa dalam film, tokoh Nabi Muhammad tidak akan digambarkan wajahnya. Sesuai dengan aturan Islam, film ini sedang dalam pembangunan dan pembicaraan yang dilakukan dengan pihak studio, agen pencari bakat dan distributor di Amerika Serikat dan Inggris. 

Perusahaan Alnoor meluncurkan dana sekitar 200-juta dollar kepada “International Film Fund” pada pada 31 oktober yang lalu untuk berinvestasi dalam proyek-proyek pembuatan film ditengah pembiayaan ketat dan dibelakang krisis keuangan yang berencana untuk fokus pada film-film Hollywood. 

Alnoor juga mengatakan bahwa film tentang Nabi Muhammad ini juga ditujukan untuk menarik dan mencari “talenta internasional terbaik” untuk tampil menjadi bintang di film tersebut. 

Ulama terkemuka Syaikh Yusuf Al-Qaradhawi akan menjadi pengawas dalam pembuatan film tentang Nabi Muhammad ini. 

“Kami telah sepakat dengan Syaikh Qaradhawi untuk membentuk sebuah komite untuk mengawasi script, syuting dan produksi film,” kata Ahmed Abdullah Al-Mustafa, pimpinan dari Alnoor Holdings 

Syaikh Qaradhawi, yang juga ketua Persatuan Internasional untuk Cendekiawan Muslim, mendukung penuh pembuatan film tersebut. 

“Film ini bertujuan untuk melayani Islam,” katanya. 

Perusahaan Alnoor didirikan pada tahun ini yang mencoba untuk memanfaatkan peluang ekonomi dalam industri hiburan, berfokus pada produksi film internasional, animasi dan produksi-produksi film Arab. 

Sebelumnya Hollywood juga berencana untuk me remake film kolosal “The Message” yang sempat menjadi box office pada era 70 an yang dibintangi aktor terkenal Amerika – Anthony Quinn. 

Remake dari film “The Message” akan diproduseri oleh Ramsey Thomas dan akan berjudul “The Messenger of Peace“.

Sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=2702065
Read More..

Rabu, 07 Desember 2011

Info Film Ganool

Saya adalah penggemar Film baik itu Hollywood, Bollywood, Jepang, Korea, Thailand dan apapun itu, kecuali Horor Indonesia, karena temanya aja horor isinya porno, aku salut ma film-film jepang filmnya jelas mana untuk anak-anak, mana horor jadi kita bisa pilih mau yang horor, drama Super hero atau bahkan Film Porno. Nah bagi  anda yang suka nonton film baru seperti saya tinggal Klik disini
Read More..